Pariwisata
Program Sekolah Pemimpin untuk bidang Pariwisata dirancang sebagai katalisator pembangunan berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi unggulan Tana Toraja, yaitu ekowisata dan pariwisata budaya yang berbasis masyarakat. Program ini secara aktif melibatkan pemuda dan komunitas lokal untuk dilatih menjadi pelaku utama pariwisata, baik sebagai pemandu wisata yang fasih bercerita, pengelola destinasi yang profesional, maupun sebagai pengembang produk wisata yang kreatif dan autentik. Pendekatan partisipatif ini memastikan bahwa masyarakat bukan hanya sebagai objek, tetapi sebagai subjek yang menikmati manfaat langsung dari kegiatan kepariwisataan.
           Kurikulum pelatihannya difokuskan pada tiga kompetensi inti. Pertama, kompetensi teknis seperti teknik memandu (guiding), manajemen destinasi, dan pengembangan produk wisata seperti kerajinan tangan dan kuliner khas. Kedua, pemahaman mendalam tentang filosofi dan cerita di balik setiap situs budaya, upacara adat seperti Rambu Solo’ dan Rambu Tuka’, serta kearifan lokal dalam menjaga kelestarian alam. Ketiga, prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan diajarkan untuk memastikan bahwa aktivitas wisata tidak merusak lingkungan dan justru turut melestarikan warisan budaya yang menjadi daya tarik utama.
Pada akhirnya, tujuan strategis dari program ini adalah mentransformasi pariwisata Toraja menjadi sebuah sarana pemberdayaan ekonomi lokal yang inklusif dan alat pelestarian warisan budaya yang efektif. Dengan menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat sekitar destinasi wisata, kesejahteraan ekonomi dapat meningkat secara merata. Secara bersamaan, ketika masyarakat menyadari bahwa budaya dan alamnya memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan dapat dibanggakan, maka akan tumbuh kesadaran kolektif untuk aktif menjaga dan melestarikan warisan leluhur tersebut bagi generasi mendatang.





